Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN

Kamu tentunya sudah mengenal apa itu SNMPTN dan SBMPTN. Namun bagi kebanyakan orang hanya beranggapan SNMPTN jauh lebih baik dan lebih mudah daripada SBMPTN, tanpa memahami betul mengenai hal – hal apa saja yang menjadi perbedaan dari SNMPTN dan SBMPTN.

Seharusnya kalian (terutama yang sudah duduk dikelas 12), apalagi yang nantinya berniat untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Kalau SNMPTN dan SBMPTN saja tidak bisa membedakan, gimana bisa atur strategi ke depannya?

Nah kalo gitu aku disini mau kasih tahu kamu mengenai perbedaan dari SNMPTN dan SBMPTN, semoga setelah membacanya kamu jadi lebih paham mengenai perbedaan dari SNMPTN dan SBMPTN! Happy reading^^

SNMPTN

Adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nergeri(SNMPTN). Seleksinya gimana ya? Perbedaan dari SNMPTN dan SBMPTN ini begitu mencolok, Jadi di dalam SNMPTN pola seleksi berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 5 bagi SMA/MA dan SMK dengan masa belajar 3 tahun atau semester 1 sampai dengan semester 7 bagi SMK dengan masa belajar 4 tahun, serta Portofolio Akademik. Bukan hanya itu saja, penilaian SNMPTN juga dilihat dari indeks sekolah dan prestasi alumni. Tapi inti dari semua penilaian SNMPTN adalah tanpa test.

SNMPTN saat ini menyediakan kuota 50% dari kapasitas bangku kuliah yang disediakan. Jadi kursi yang disediakan PTN umumnya perjurusan kurang lebih 50-200 kursi. Nah, 50% dari kursi yang disediakan akan diberikan pada mereka yang lolos jalur SNMPTN, sisanya akan diberikan pada mereka yang lolos di jalur lain seperti SBMPTN atau UM (Ujian Mandiri).

SBMPTN

Adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri(SBMTPN). Perbedaan dari SNMPTN dan SBMPTN ini begitu mencolok, SBMPTN ini sendiri merupakan seleksi masuk PTN yang umum, yakni menggunakan nilai ujian tertulis yang diselenggarakan serentak oleh semua PTN. Tidak seperti SNMPTN, pada SBMPTN nilai semasa SMA tidak diperhitungkan, yang diperhitungkan adalah nilai dari hasil ujian tulis masuk PTN .

Sistem penilaian SBMPTN dilihat dari jawaban. Jika jawaban benar mendapat 4 point, jawaban salah dikurang 1 point dan kosong tidak mendapatkan point.

Oh iya, perlu diketahui, SBMPTN memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi daripada UN. Bisa digambarkan bahwa UN adalah jakarta, SBMPTN adalah negara Indonesia. Maka dariitu tidak banyak calon peserta SBMPTN yang lolos.

Apapun yang akan kamu lakukan tentunya sudah menjadi keinginan kamu, jadi kalau kamu memang ingin berjuang untuk mendapatkan SNMPTN alangkah lebih baik kamu belajar lebih rajin agar nilai – nilai kamu bisa membawa kamu bisa mendapatkan SNMPTN nanti. Tapi sekali lagi semua itu tergantung nasib, perlu kalian ingat bahwa nasib tidak semata terbentuk karena kehendak Tuhan, tapi nasib itu juga terbentuk karena usaha kalian, setelah itu Tuhan yang akan memutuskan yang terbaik. Semangat untuk kelas 12, jangan bersantai-santai untuk masa depan.

Seomoga setelah menbacanya kalian lebih memahami Perbedaan dari SNMPTN dan SBMPTN!

#happyreading