Mengapa Kurikulum Berubah?

Kata ‘kurikulum’ sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, khususnya orang-orang yang berkecimpung di dalam dunia pendidikan. Dalam 2 tahun terakhir ini, sistem pendidikan di Indonesia mengalami pergantian kurikulum yang sebelumnya menggunakan kurikulum KTSP, digantikan dengan kurikulum 2013. Dengan bergantinya kurikulum ini, banyak menimbulkan pro dan kontra dari beberapa pihak, terutama dari pihak siswa. Di kurikulum 2013 ini siswa dituntut untuk menjadi lebih aktif di kelas dan mandiri dalam memecahkan suatu masalah di dalam kelas. Namun tak sedikit pelajar yang mengeluh dengan kurikulum 2013, kurikulum 2013 dirasa membuat siswa harus belajar lebih keras lagi karena jam pelajaran yang lebih padat bila dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya.

Karena hal tersebut, tentunya kita seringkali bertanya-tanya

“Apa sih penyebab kurukulum berganti?”

“Kenapa harus berubah padahal lebih nyaman dengan kurikulum sebelumnya?”

Nah, buat kamu yang punya pertanyaan persis seperti pertanyaan diatas, Homework Hero sudah merangkum penyebab mengapa kurikulum berganti. Yuk, simak pembahasan Homework Hero dibawah ini!

1. Perkembangan Zaman

Dalam sejarah pendidikan di Indonesia, kita tercatat sudah berganti kurikulum sebanyak 11 kali dari kurikulum tahun 1947 hingga kurikulum 2015 yang katanya adalah penyempurnaan dari kurikulum 2013 lalu. Nah, hal tersebut dikarenakan zaman yang terus-menerus berkembang dan mengalami kemajuan. Perubahan dan perkembangan zaman yang terjadi secara terus menerus ini tentunya juga menjadi tuntutan pagi pendidikan di Indonesia untuk berubah menjadi lebih baik lagi, termasuk penyempurnaan kurikulum sebagai alat yang sangat penting untuk keberhasilan pendidikan suatu negara.

2. Ilmu Pengetahuan yang Tidak Tetap

Sesuai dengan berkembangnya suatu zaman, maka ilmu pengetahuan pun ikut berkembang dengan pesatnya. Perkembangan ilmu pegetahuan ini tentunya mengalami perkembangan dalam berbagai cabang ilmu, enghasilkan teori-teori baru, dan metode-metode baru dalam memenuhi proses belajar mengajar. Hal inilah yang menyebabkan kurikulum sebagai alat yang memuat satuan pendidikan pun ikut melakukan perubahan dalam isi maupun strategi pelaksanaan mengenai sistem pendidikan.

3. Pertumbuhan Pesat Jumlah Penduduk

Dengan bertambahnya penduduk dalam suatu negara, maka bertambah pula orang yang membutuhkan pendidikan itu sendiri. Hal inilah yang menyebabkan perubahan kurikulum dengan mengubah cara atau pendekatan kegiatan belajar mengajar yang selama ini digunakan perlu ditijau kembali dan diubah menjadi lebih baik dan efektif bagi banyak orang.

Nah, ketiga hal itulah yang mendasari adanya perubahan pada kurikulum pendidikan di Indonesia. Namun mau bagaimana pun kurikulumnya, sebagai pelajar, belajar adalah kewajiban yang paling utama ya Kawan Hero 🙂